Pages

Selasa, 13 Agustus 2013

Topik Penelitian

Darimanapun sumber inspirasi dalam menentukan topik diperoleh, keputusan serta penentuan akhir terdapat pada diri anda sendiri. Dengan demikian, sebelum topik ditentukan, anda harus terlebih dulu mempertimbangkan beberapa hal sebagai berikut :

1. Manageable topic ( memiliki kesanggupan dan menguasai pokok masalah ) = ada sedikit saran yang sangat baik kita dalami yakni ‘ jangan mencoba melakukan hal yang ada di luar kemampuan diri sendiri. Oleh sebab itu, perhatikan hal-hal dibawah ini :
  • Apakah latar belakang dari pengetahuan, kemampuan, dan kecakapan diri sendiri, telah cukup untuk menyelesaikan masalah-masalah yang berkaitan dengan topik yang akan dilaksanakan.
  • Apakah dana dan waktu sudah dipikirkan secara matang dan mencukupi ?
  • Apakah topik tersebut bisa mendapat pembimbing / konsultan dengan mudah ?
  • Apakah tidak ada halangan dari pihak lain, mengenai topik tersebut? 
Suatu penelitian tidak bisa berhasil dengan maksimal jika anda tidak memiliki bekal pengetahuan serta kecakapan tentang cara mencari dan mengolah informasi yang sudah terkumpul.

2. Obtanable data ( mendapatkan data ) = suatu topik yang baik belum bisa menjadi jaminan bahwa datanya yang tersedia sudah mencukupi dalam penelitiannya, sebab data sangat diperlukan, terutama untuk mengembangkan serta menguji hipotesis. Selanjutnya untuk menguji hipotesis juga tidak mengacu pada data semata, namun juga memerlukan referensi seperti buku, majalah, koran, buletin dan lain sebagainya yang sangat diperlukan sekali. Selain itu juga perlu untuk menguji kebenaran dari hipotesis, maka peneliti wajib pergi ke lapangan. Oleh karena itu, maka buku bacaan serta teknik pengumpulan informasi yang valid dan reliable, wajib dikuasai dengan baik, diluar faktor lain, seperti : faktor pribadi dan faktor lainnya, jadi faktor ini harus memperoleh perhatian khusus dari peneliti sendiri.

3. Significance of topic ( maksud, berarti ) = dalam hal ini ada beberapa yang perlu diperhatikan yakni :
  • Dapatkan pembahasan topic itu memberikan sumbangan yang berarti untuk perkembangan iptek yang telah ada ?
  • Mungkinkah penelitian itu merupakan pengecekan kembali dari penelitian yang pernah dilakukan peneliti ?
  • Apakah topik itu benar-benar perlu diteliti sebab memiliki manfaat yang praktis bagi warga masyarakat ?
READ MORE - Topik Penelitian

Rabu, 07 Agustus 2013

Perumusan Masalah Penelitian

Perumusan masalah adalah salah satu dari tahapan yang ada di antara sejumlah tahapan penelitian yang mempunyai kedudukan penting di dalam aktivitas penelitian. Apabila tanpa perumusan masalah, maka suatu kegiatan penelitian akan sia-sia atau bahkan tidak bisa membuahkan hasil sama sekali.

Research question atau perumusan masalah ini juga disebut dengan research problem, hal ini bisa diartikan sebagai rumusan yang menanyakan kejadian, baik itu kedudukan sebagai fenomena mandiri ataupun kedudukan sebagai fenomena yang berkaitan dengan antar fenomena baik sebagai penyebabnya maupun akibatnya. Di dalam perumusan masalah sendiri diperlukan untuk memperhatikan bentuk-bentuk masalah. Sebenarnya teradapat tiga bentuk masalah di antaranya adalah sebagai berikut :

Masalah Deskriptif
Masalah ini berkenaan dengan keberadaan dari variabel mandiri. Sehingga dalam penelitian ini tidak akan membuat perbandingan variabel tersebut terhadap sampel yang lainnya serta mencari hubungan antar variabel. Penelitian seperrti ini kemudian dinamakan sebagai penelitian deskriptif. Sebagai contoh untuk rumusan masalah deskriptif yaitu :

1. Bagaimana sikap masyarakat mengenai perguruan tinggi berbadan hukum?

2. Seberapa efektifkah kebijakan mobil berpenumpang 3?

3. Seberapa tinggi apresiasi dan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan pemerintah?

Masalah Komparatif
Masalah ini bersifat membandingkan keberadaan variabel yang berbeda.

Contoh rumusan masalah komparatif yaitu :

1. Apakah ada perbedaan kinerja antara pegawai swasta dan negeri? (satu variabel, dua sampel).

2. Apakah ada perbedaan kedisiplinan dan kemampuan kerja antara pegawai negeri dan swasta? (dua variabel, dua sampel)

3. Apakah ada perbedaan ketahanan berdiri dari pelayan toko asal desa, kota dan gunung? (satu variabel, dua tiga sampel).

Masalah Asosiatif
Masalah ini merupakan pertanyaan penelitian yang lebih bersifat hubungan di antara dua variabel ataupun lebih. Jadi hubungan tersebut dapat klausal, simetris ataupun timbal balik.

1. Hubungan klausal

Hubungan yang lebih bersifat sebab dan akibat. Konteks disini yaitu ada variabel independen dan juga variabel dependen, sementara variabel independen akan mempengaruhi variabel dependen. Misalnya :

- Apakah ada pengaruh dari sistem penggajian dengan prestasi kerja?

- Seberapa besarkah pengaruh tata ruangan terhadap kinerja karyawan?

- Apakah ada pengaruh pendidikan orang tua dengan prestasi belajar anak?

2. Hubungan simetris

Hubungan ini di antara dua variabel ataupun lebih yang secara kebetulan muncul bersama. Misalnya :

- Apakah ada hubungan antara jumlah payung terjual dengan jumlah kejahatan?

3. Hubungan timbal balik

Hubungan ini saling mempengaruhi. Misalnya :

- Hubungan di antara motivasi terhadap prestasi

- Hubungan di antara kecerdasan terhadap kekayaan
READ MORE - Perumusan Masalah Penelitian

Selasa, 06 Agustus 2013

Kegunaan Penelitian

Kegunaan dari penelitian yaitu untuk melakukan penyelidikan dari, untuk, alasan dan juga konsekuensinya terhadap suatu keadaan. Keadaan tersebut dapat juga dikontrol dengan melalui eksperimen atau percobaan berdasarkan observasi tanpa kontrol. Selain itu penelitian memegang peranan penting untuk memberikan fondasi terhadap keputusan serta tindakan dalam segala aspek. Apabila tidak dilakukannya penelitian serta semua kenyataan-kenyataan belum pernah diuji terlebih dahulu dengan melalui penelitian, maka dipastikan tidak ada negara yang berhasil dan maju di dalam pembangunannya tanpa melibatkan banyak dana dan daya dalam bidang penelitian.

Ada banyak penelitian yang telah menyimpulkan mengenai kontribusi dari suatu penelitian memiliki nilai yang lebih tinggi apabila dibanding dengan biaya yang sudah dikucurkan untuk keperluan tersebut. Sebenarnya untuk menilai keuntungan dari penelitian itu terdapat dua cara. Yang pertama dengan menggunakan teknik internal rate of return to Investment, sementara yang kedua menghitung nilai marginal dari keluaran per dolar modal yang telah ditanamkan dalam penelitian.

Manfaat dari penelitian
Pada dasarnya pengertian dari penelitian itu mengandung dua manfaat penelitian yaitu :

1. Manfaat Teoritis

Suatu penelitian yang meragukan pada teori tertentu maka disebut dengan penelitian verifikatif. Jadi keraguan akan suatu teori muncul apabila teori tersebut tidak dapat menjelaskan fenomena-fenomena aktual yang tengah dihadapi. Untuk menguji teori tersebut maka dilakukan dengan melalui penelitian empiris dan hasilnya nanti dapat menolak atau bahkan mengukuhkan maupun merevisi teori tersebut.

2. Manfaat Praktis

Di sisi lain, dilakukannya penelitian itu bermanfaat juga untuk menyelesaikan permasalahan praktis. Kebanyakan lembaga di masyarakat baik itu pemerintah ataupun swasta sadar akan manfaat ini dengan menempatkan penelitian serta pengembangan sebagai bagian dari integral di dalam organisasi mereka. Sehingga dari kedua manfaat penelitian itu adalah syarat dilakukannya penelitian seperti yang dinyatakan di dalam rancangan penelitian.

Selain itu hasil dari suatu penelitian diharapkan bisa memberikan manfaat secara langsung ataupun tidak langsung dalam hal seperti :

· Pengembangan Ilmu Pengetahuan
Di sini, hasil dari penelitian bisa memberikan kontribusi berharga terhadap perkembangan ilmu pendidikan, khususnya dalam penerapan model pembelajaran guna meningkatkan hasil dari proses pembelajaran serta hasil dari belajar di kelas.

· Untuk Sekolah
Sebagai masukan untuk sekolah guna memperbaiki praktek pembelajaran supaya menjadi lebih efektif dan juga efisien.

· Untuk Siswa
Meningkatkan hasil dari belajar serta solidaritas antar siswa untuk mengembangkan wawasan.

· Untuk Guru
Sebagai sumber informasi serta sumber referensi dalam pengembangan penelitian tindakan kelas dan juga untuk menumbuh kembangkan budaya meneliti supaya terjadi inovasi dalam pembelajaran.

· Untuk Peneliti
Sebagai sarana pembelajaran untuk mengintegrasikan keterampilan dan pengetahuan.
READ MORE - Kegunaan Penelitian

Kamis, 01 Agustus 2013

Penelitian Dasar

Penelitian dasar atau juga bisa disebut dengan penelitian murni atau pokok ini merupakan suatu penelitian yang memang diperuntukkan bagi seorang pengembang suatu ilmu pengetahuan dan juga diarahkan kepada pengembangan teori yang ada maupun menemukan teori yang baru.

Seorang peneliti yang melakukan sebuah penelitian dasar mempunyai tujuan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan tanpa perlu memikirkan pemanfaatannya secara langsung dari hasil suatu penelitian tersebut. Karena penelitian dasar biasanya justru akan memberikan kontribusi besar terhadap pengembangan dan juga pengujian teori yang hendak mendasari penelitian terapan. Jadi penelitian dasar akan lebih diarahkan untuk menjelaskan, mengetahui dan memprediksi fenomena sosial maupun alam.

Hasil dari penelitian dasar yang dilakukan barangkali belum bisa dimanfaatkan langsung, namun hal itu sangat berguna bagi kehidupan yang lebih baik lagi. Sementara tujuan dari dilakukannya penelitian dasar yaitu untuk menambah pengetahuan dengan menggunakan hukum ilmiah, prinsip dasar dan juga untuk meningkatkan pencarian serta metodologi ilmiah. Untuk tingkat generalisasi dari hasil penelitian dasar itu lebih bersifat umum dan abstrak serta bisa berlaku secara universal.

Suatu penelitian dasar memang tidak diarahkan untuk memecahkan atau menyelesaikan permasalahan praktis, melainkan prinsip yang bisa dihasilkannya bisa menjadi dasar pemecahan masalah praktis atau dengan kata lain hasil dari penelitian dasar bisa mempengaruhi kehidupan praktis. Misalnya penelitian dasar yang erat kaitannya dengan bidang pendidikan yaitu penelitian di dalam bidang psikologi yang di dalamnya berisi penelitian mengenai faktor-faktor yang bisa mempengaruhi perilaku dan sikap manusia. Dan hasil dari penelitian tersebut biasa digunakan untuk landasan dalam melakukan pengembangan sikap untuk bisa merubah perilaku dengan melalui proses pendidikan atau pembelajaran.

Penelitian dasar atau yang disebut basic research ini dilakukan untuk memperluas batasan dari ilmu pengetahuan. Jadi penelitian dasar ini bukanlah ditujukan langsung demi mendapatkan solusi bagi suatu permasalahan, akan tetapi penelitian dasar dilaksanakan untuk memverifikasi teori yang telah ada atau bisa juga mengetahui lebih jauh mengenai sebuah konsep. Sehingga pertama kali yang harus dilakukan di dalam penelitian dasar yaitu menguji konsep atau melakukan hipotesis awal dan selanjutnya membuat kajian yang lebih dalam serta kesimpulan mengenai fenomena yang telah diamati. Pada dasarnya penelitian dasar dibedakan berdasarkan pendekatan yang digunakan dalam pengembangan teori, diantanya adalah :
  • Penelitian deduktif
Penelitian ini bertujuan untuk menguji teori dalam keadaan tertentu.
  • Penelitian induktif
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan hipotesis atau teori dengan cara mengungkap fakta yang ada.
READ MORE - Penelitian Dasar
 

Sample text

Sample Text

 
Blogger Templates